Ustadzah Ummu Ihsan / Baitussalam / Aku ingin hijrah seutuhnya (part 2) / 6 des 2017
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
*Melanjutkan kajian Aku ingin hijrah seutuhnya (part 1) tgl 4 oktober 2017*
QS Ibrahim
1. Alif Lam Ra. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu (Muhammad) agar engkau mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya terang-benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Mahaperkasa, Maha Terpuji.
2. Allah yang memiliki apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Celakalah bagi orang yang ingkar kepada Tuhan karena siksaan yang sangat berat,
3. (yaitu) orang yang lebih menyukai kehidupan dunia daripada (kehidupan) akhirat, dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan (jalan yang) bengkok. Mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh.
4. Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun, melainkan dengan bahasa kaumnya, agar dia dapat memberi penjelasan kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dia Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
5. Dan sungguh, Kami telah mengutus Musa dengan membawa tanda-tanda (kekuasaan) Kami, (dan Kami perintahkan kepadanya), "Keluarkanlah kaummu dari kegelapan kepada cahaya terang-benderang dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah." Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap orang penyabar dan banyak bersyukur.
Hidayah adalah anugerah terbesar bagi setiap insan didunia.
Puncak hidayah: Alloh menyempurnakan nikmat islam dgn hidayah yg merujuk kepada Quran dan sunnah (hadist)
Ketika hati terpanggil menerima hidayah maka bersegeralah berhijrah dan berlari menuju Alloh
adz Dzariyat
50. Maka segeralah (berlarilah) kembali kepada (menaati) Allah. Sungguh, aku seorang pemberi peringatan yang jelas dari Allah untukmu.
Hijrah: meninggalkan apa2 yg dibenci Alloh menuju apa2 yg dicintainya, meninggalkan kemaksiatan menuju ketaatan
Modal hijrah awal bagi muslimah yg ingin hijrah maka harus ma'rifatullah (mengenal Alloh) terlebih dahulu
Bentuk Hjrah:
1. Fisik/lahiriyah : tampilan luar sesuai hukum syar'i, bukan hukum manusia
2. Batin/qalbu : memperkuat aqidah
Hijrah keduanya harus dilakukan dgn menyeluruh (kaffah) dan bersungguh2/berpegang teguh (iltizam)
Al baqarah
208. Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan (kaffah), dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu.
Alloh menjamin segala rejeki di dunia bagi setiap makhluk tapi tidak menjamin semua mendapat rejeki akherat/hidayah karena Alloh akan memilih siapa yg akan mendapat hidayah sesuai yg dikehendakinya
Hud
6. Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz).
Al qashas
56. Sesungguhnya engkau (Muhammad) tidak akan dapat memberi hidayah (petunjuk) kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk”.
Nikmat terbesar bagi penduduk dunia adalah mampu dan mau mengenal Alloh (ma'rifatullah)
Cara ma'rifatullah
1. Mendatangi majelis2 ilmu
2. Membaca kitab2 tentang ketauhidan
3. Merujuk selalu atas segala sesuatu hanya pada Quran dan hadist
Ma'rifatullah dimulai dgn rukun iman
1. Iman pada Alloh
Yakin bahwa Alloh ada, Alloh tunggal
Al mulk
16. Sudah merasa amankah kamu, bahwa Dia yang di langit tidak akan membuat kamu ditelan bumi ketika tiba-tiba ia terguncang?
17. Atau sudah merasa amankah kamu, bahwa Dia yang di langit tidak akan mengirimkan badai yang berbatu kepadamu? Namun kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku.
Posisi / kedudukan Alloh adalah di atas langit, diatas arsy. Tapi segala sifatnya ada disekeliling kita, ada dimana mana, melihat - mendengar - mengawasi segala sesuatu didunia tanpa ada yg terluputkan olehNYA sekecil apapun
Ayat2 Quran yg menjelaskan kedudukan Alloh:
At thaaha
5. (yaitu) Yang Maha Pengasih, yang bersemayam di atas 'Arsy.
Al a'raf
54. Sungguh, Tuhanmu (adalah) Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan, dan bintang-bintang tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah! Segala penciptaan dan urusan menjadi hak-Nya. Mahasuci Allah, Tuhan seluruh alam.
Yunus
3. Sesungguhnya Tuhan kamu Dialah Allah yang menciptakan langit dan Bumi dalam enam masa kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy (singgasana) untuk mengatur segala urusan. Tidak ada yang dapat memberi syafaat kecuali setelah ada izin-Nya. Itulah Allah, Tuhanmu, maka sembahlah Dia. Apakah kamu tidak mengambil pelajaran?
Ar ra'd
2. Allah yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menundukkan matahari dan bulan; masing-masing beredar menurut waktu yang telah ditentukan. Dia mengatur urusan (makhluk-Nya), dan menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), agar kamu yakin akan pertemuan dengan Tuhanmu.
Al furqaan
59. yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy, (Dialah) Yang Maha Pengasih, maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada orang yang lebih mengetahui (Muhammad).
As sajadah
4. Allah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. Bagimu tidak ada seorang pun penolong maupun pemberi syafaat selain Dia. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?
Al hadid
4. Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa; kemudian Dia bersemayam di atas `Arsy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar dari dalamnya, apa yang turun dari langit dan apa yang naik ke sana. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
Jadi kedudukan Alloh bukan dimana-mana tapi ada di atas arsy. Kesifatannya yang ada dimana-mana.
Kursi Alloh adalah tempat menempatkan "kaki" Alloh
Ibnu abbas : “Kursi adalah tempat diletakkan kedua kaki Allah, sedangkan ‘arsy tidak bisa diperkirakan ukurannya”.
Abu Dzarr berkata: “Aku mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Tidaklah tujuh langit dibandingkan kursi (Allah) kecuali seperti cincin yang dilemparkan di tanah lapang dan besarnya ‘Arsy dibandingkan kursi adalah seperti tanah lapang dibandingkan dengan cincin “
Ibnu Qayyim
“Oleh karena itu langit meliputi bumi karena berada di atasnya. Kursi meliputi langit karena berada di atasnya dan ‘Arsy meliputi kursi karena berada di atasnya.”
Arsy adalah makhluk Alloh yg terbesar yg dipikul oleh para malaikat
Al haaqaa
17. Dan para malaikat berada di berbagai penjuru langit. Pada hari itu delapan malaikat menjunjung `Arsy (singgasana) Tuhanmu di atas (kepala) mereka.
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
“Aku telah diizinkan untuk mengabarkan tentang para malaikat pemikul ‘arsy, sesungguhnya satu malaikat, jarak antara daun telinga sampai ke bahunya, sejauh perjalanan 700 tahun.” [HR. Abu Daud dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu’anhuma, Ash-Shahihah: 151]
Asy-Syaikhul Muhaddits Al-‘Abbad hafizhahullah berkata,
“Makna hadits: Apabila jarak antara daun telinga sampai ke bahunya 700 tahun, maka bagaimana lagi dengan sisa bagian badannya yang lain? Artinya malaikat tersebut sangat besar sekali, tidak ada yang mengetahui bentuk dan ukuran mereka kecuali Allah subhanahu wa ta’ala. Dan disebutkannya hadits ini dalam bab ini, karena hadits ini terkait dengan penetapan (keimanan) terhadap adanya ‘arsy, dan Allah ta’ala di atas ‘arsy.” [Syarhu Sunan Abi Daud, 27/195, Asy-Syaamilah]
Tauhid adalah menjadikan Allah sebagai satu-satunya sesembahan yang benar dengan segala kekhususannya. Dari makna ini dapat dipahami bahwa banyak hal yang dijadikan sesembahan oleh manusia, bisa jadi berupa Malaikat, para Nabi, orang-orang shalih/kyai atau bahkan makhluk Allah yang lain, namun seorang yang bertauhid hanya menjadikan Allah sebagai satu-satunya sesembahan saja dengan mengesampingkan apapun lainnya tanpa kecuali.
Ilmu tauhid ada 3
1. Tauhid rububiyyah
2. Tauhid uluhiyyah
3. Tauhid asma wa sifat
1. Tauhid rububiyyah
Muslim wajib mengimani bahwa Alloh satu2nya yg mencipta, memerintah, memiliki, mengatur segala sesuatu
Al a'raf
54. Sungguh, Tuhanmu (adalah) Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan, dan bintang-bintang tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah! Segala penciptaan dan urusan menjadi hak-Nya. Mahasuci Allah, Tuhan seluruh alam.
2. Tauhid uluhiyyah
Muslim wajib memurnikan segala bentuk ibadah hanya pada Alloh dan tidak menyekutukannya
An nisa
36. Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri,
3. Tauhid asma wa sifat
Muslim wajib mengesakan Alloh dalam nama dan sifat2 NYA, muslim tak boleh menolak, menyimpang dan menakwil maknanya, menyerupakannya dgn makhluk
Al a'raf
180. Dan Allah memiliki Asmaul Husna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.
Mengimani bahwa Alloh mempunyai mata, telinga, tangan, kaki adalah wajib, tapi menanyakan dan melogikannya adalah bid'ah. Karena nama2 "anggota tubuh" Alloh tidaklah sama bentuknya dengan makhluknya.
Al hasyr
22. Dialah Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dialah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
23. Dialah Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Maharaja Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, Yang Menjaga Keamanan, Pemelihara Keselamatan, Yang Mahaperkasa, Yang Mahakuasa, Yang Memiliki segala Keagungan. Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan.
24. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Dia memiliki nama-nama yang indah. Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
Wallahu'alam
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
*Melanjutkan kajian Aku ingin hijrah seutuhnya (part 1) tgl 4 oktober 2017*
QS Ibrahim
1. Alif Lam Ra. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu (Muhammad) agar engkau mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya terang-benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Mahaperkasa, Maha Terpuji.
2. Allah yang memiliki apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Celakalah bagi orang yang ingkar kepada Tuhan karena siksaan yang sangat berat,
3. (yaitu) orang yang lebih menyukai kehidupan dunia daripada (kehidupan) akhirat, dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan (jalan yang) bengkok. Mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh.
4. Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun, melainkan dengan bahasa kaumnya, agar dia dapat memberi penjelasan kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dia Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
5. Dan sungguh, Kami telah mengutus Musa dengan membawa tanda-tanda (kekuasaan) Kami, (dan Kami perintahkan kepadanya), "Keluarkanlah kaummu dari kegelapan kepada cahaya terang-benderang dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah." Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap orang penyabar dan banyak bersyukur.
Hidayah adalah anugerah terbesar bagi setiap insan didunia.
Puncak hidayah: Alloh menyempurnakan nikmat islam dgn hidayah yg merujuk kepada Quran dan sunnah (hadist)
Ketika hati terpanggil menerima hidayah maka bersegeralah berhijrah dan berlari menuju Alloh
adz Dzariyat
50. Maka segeralah (berlarilah) kembali kepada (menaati) Allah. Sungguh, aku seorang pemberi peringatan yang jelas dari Allah untukmu.
Hijrah: meninggalkan apa2 yg dibenci Alloh menuju apa2 yg dicintainya, meninggalkan kemaksiatan menuju ketaatan
Modal hijrah awal bagi muslimah yg ingin hijrah maka harus ma'rifatullah (mengenal Alloh) terlebih dahulu
Bentuk Hjrah:
1. Fisik/lahiriyah : tampilan luar sesuai hukum syar'i, bukan hukum manusia
2. Batin/qalbu : memperkuat aqidah
Hijrah keduanya harus dilakukan dgn menyeluruh (kaffah) dan bersungguh2/berpegang teguh (iltizam)
Al baqarah
208. Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan (kaffah), dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu.
Alloh menjamin segala rejeki di dunia bagi setiap makhluk tapi tidak menjamin semua mendapat rejeki akherat/hidayah karena Alloh akan memilih siapa yg akan mendapat hidayah sesuai yg dikehendakinya
Hud
6. Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz).
Al qashas
56. Sesungguhnya engkau (Muhammad) tidak akan dapat memberi hidayah (petunjuk) kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk”.
Nikmat terbesar bagi penduduk dunia adalah mampu dan mau mengenal Alloh (ma'rifatullah)
Cara ma'rifatullah
1. Mendatangi majelis2 ilmu
2. Membaca kitab2 tentang ketauhidan
3. Merujuk selalu atas segala sesuatu hanya pada Quran dan hadist
Ma'rifatullah dimulai dgn rukun iman
1. Iman pada Alloh
Yakin bahwa Alloh ada, Alloh tunggal
Al mulk
16. Sudah merasa amankah kamu, bahwa Dia yang di langit tidak akan membuat kamu ditelan bumi ketika tiba-tiba ia terguncang?
17. Atau sudah merasa amankah kamu, bahwa Dia yang di langit tidak akan mengirimkan badai yang berbatu kepadamu? Namun kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku.
Posisi / kedudukan Alloh adalah di atas langit, diatas arsy. Tapi segala sifatnya ada disekeliling kita, ada dimana mana, melihat - mendengar - mengawasi segala sesuatu didunia tanpa ada yg terluputkan olehNYA sekecil apapun
Ayat2 Quran yg menjelaskan kedudukan Alloh:
At thaaha
5. (yaitu) Yang Maha Pengasih, yang bersemayam di atas 'Arsy.
Al a'raf
54. Sungguh, Tuhanmu (adalah) Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan, dan bintang-bintang tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah! Segala penciptaan dan urusan menjadi hak-Nya. Mahasuci Allah, Tuhan seluruh alam.
Yunus
3. Sesungguhnya Tuhan kamu Dialah Allah yang menciptakan langit dan Bumi dalam enam masa kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy (singgasana) untuk mengatur segala urusan. Tidak ada yang dapat memberi syafaat kecuali setelah ada izin-Nya. Itulah Allah, Tuhanmu, maka sembahlah Dia. Apakah kamu tidak mengambil pelajaran?
Ar ra'd
2. Allah yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menundukkan matahari dan bulan; masing-masing beredar menurut waktu yang telah ditentukan. Dia mengatur urusan (makhluk-Nya), dan menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), agar kamu yakin akan pertemuan dengan Tuhanmu.
Al furqaan
59. yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy, (Dialah) Yang Maha Pengasih, maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada orang yang lebih mengetahui (Muhammad).
As sajadah
4. Allah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. Bagimu tidak ada seorang pun penolong maupun pemberi syafaat selain Dia. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?
Al hadid
4. Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa; kemudian Dia bersemayam di atas `Arsy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar dari dalamnya, apa yang turun dari langit dan apa yang naik ke sana. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
Jadi kedudukan Alloh bukan dimana-mana tapi ada di atas arsy. Kesifatannya yang ada dimana-mana.
Kursi Alloh adalah tempat menempatkan "kaki" Alloh
Ibnu abbas : “Kursi adalah tempat diletakkan kedua kaki Allah, sedangkan ‘arsy tidak bisa diperkirakan ukurannya”.
Abu Dzarr berkata: “Aku mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Tidaklah tujuh langit dibandingkan kursi (Allah) kecuali seperti cincin yang dilemparkan di tanah lapang dan besarnya ‘Arsy dibandingkan kursi adalah seperti tanah lapang dibandingkan dengan cincin “
Ibnu Qayyim
“Oleh karena itu langit meliputi bumi karena berada di atasnya. Kursi meliputi langit karena berada di atasnya dan ‘Arsy meliputi kursi karena berada di atasnya.”
Arsy adalah makhluk Alloh yg terbesar yg dipikul oleh para malaikat
Al haaqaa
17. Dan para malaikat berada di berbagai penjuru langit. Pada hari itu delapan malaikat menjunjung `Arsy (singgasana) Tuhanmu di atas (kepala) mereka.
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
“Aku telah diizinkan untuk mengabarkan tentang para malaikat pemikul ‘arsy, sesungguhnya satu malaikat, jarak antara daun telinga sampai ke bahunya, sejauh perjalanan 700 tahun.” [HR. Abu Daud dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu’anhuma, Ash-Shahihah: 151]
Asy-Syaikhul Muhaddits Al-‘Abbad hafizhahullah berkata,
“Makna hadits: Apabila jarak antara daun telinga sampai ke bahunya 700 tahun, maka bagaimana lagi dengan sisa bagian badannya yang lain? Artinya malaikat tersebut sangat besar sekali, tidak ada yang mengetahui bentuk dan ukuran mereka kecuali Allah subhanahu wa ta’ala. Dan disebutkannya hadits ini dalam bab ini, karena hadits ini terkait dengan penetapan (keimanan) terhadap adanya ‘arsy, dan Allah ta’ala di atas ‘arsy.” [Syarhu Sunan Abi Daud, 27/195, Asy-Syaamilah]
Tauhid adalah menjadikan Allah sebagai satu-satunya sesembahan yang benar dengan segala kekhususannya. Dari makna ini dapat dipahami bahwa banyak hal yang dijadikan sesembahan oleh manusia, bisa jadi berupa Malaikat, para Nabi, orang-orang shalih/kyai atau bahkan makhluk Allah yang lain, namun seorang yang bertauhid hanya menjadikan Allah sebagai satu-satunya sesembahan saja dengan mengesampingkan apapun lainnya tanpa kecuali.
Ilmu tauhid ada 3
1. Tauhid rububiyyah
2. Tauhid uluhiyyah
3. Tauhid asma wa sifat
1. Tauhid rububiyyah
Muslim wajib mengimani bahwa Alloh satu2nya yg mencipta, memerintah, memiliki, mengatur segala sesuatu
Al a'raf
54. Sungguh, Tuhanmu (adalah) Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan, dan bintang-bintang tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah! Segala penciptaan dan urusan menjadi hak-Nya. Mahasuci Allah, Tuhan seluruh alam.
2. Tauhid uluhiyyah
Muslim wajib memurnikan segala bentuk ibadah hanya pada Alloh dan tidak menyekutukannya
An nisa
36. Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri,
3. Tauhid asma wa sifat
Muslim wajib mengesakan Alloh dalam nama dan sifat2 NYA, muslim tak boleh menolak, menyimpang dan menakwil maknanya, menyerupakannya dgn makhluk
Al a'raf
180. Dan Allah memiliki Asmaul Husna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.
Mengimani bahwa Alloh mempunyai mata, telinga, tangan, kaki adalah wajib, tapi menanyakan dan melogikannya adalah bid'ah. Karena nama2 "anggota tubuh" Alloh tidaklah sama bentuknya dengan makhluknya.
Al hasyr
22. Dialah Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dialah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
23. Dialah Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Maharaja Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, Yang Menjaga Keamanan, Pemelihara Keselamatan, Yang Mahaperkasa, Yang Mahakuasa, Yang Memiliki segala Keagungan. Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan.
24. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Dia memiliki nama-nama yang indah. Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
Wallahu'alam
Komentar
Posting Komentar